Website Resmi SMP Negeri 1 Kuta Selatan

Melestarikan Bahasa dan Budaya Bali melalui Perayaan Bulan Bahasa Bali

Tanggal : Oleh : Kategori: Berita
""

Perayaan Bulan Bahasa Bali di SMP Negeri 1 Kuta Selatan berlangsung meriah selama tiga hari, mulai 25-27 Februari 2026 dengan mengusung tema “Atma Kerthi, Udiana Purnaning Jiwa” yang bermakna Bulan Bahasa Bali merupakan altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Berbagai kegiatan lomba dan pertunjukan budaya diselenggarakan sebagai upaya menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa, aksara, dan budaya Bali. Rangkaian kegiatan diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Kegiatan hari pertama dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026 pada pukul 07.37 Wita diawali pengumpulan siswa di lapangan upacara dan dilanjutkan melaksanakan persembahyangan bersama sebagai bentuk doa agar kegiatan berjalan lancar. Setelah persembahyangan selesai, peserta lomba dan suporter diarahkan menuju ruang pertemuan untuk mengikuti lomba mesatwa dan menyanyi lagu pop Bali yang diikuti oleh siswa kelas VIII. Sementara itu, siswa yang tidak mengikuti lomba diarahkan menuju lapangan basket Gedung Baru untuk mengikuti kegiatan kokurikuler berupa edukasi memilah sampah yang diikuti oleh siswa kelas VII hingga IX. Acara pembukaan resmi dimulai pukul 08.10 Wita bertempat di Gedung Pertemuan. Dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, serta laporan kegiatan oleh Ketua Panitia, Ibu Ni Wayan Rismayanti. Perayaan Bulan Bahasa Bali kemudian dibuka secara resmi oleh Bapak Kepala Sekolah melalui pemukulan gong sebanyak tiga kali yang disambut tepuk tangan meriah. Lomba mesatwa menjadi perlombaan pertama dengan penampilan awal berjudul I Siap Selem. Peserta tampil sesuai nomor undian yang telah ditentukan. Meskipun hujan sempat turun di tengah kegiatan, perlombaan tetap berlangsung dengan penuh semangat. Bapak Kepala Sekolah I Gede Antika S.Sn., M.Pd. dalam wawancaranya menyampaikan harapannya agar kegiatan Bulan Bahasa Bali mampu membudayakan bahasa dan aksara Bali serta menumbuhkan rasa bangga siswa terhadap budaya daerah. Selain itu, salah satu peserta lomba, Sesa dari kelas VIII.11, merasa bangga dapat tampil dan berharap mampu meraih hasil terbaik. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan lomba menyanyi lagu pop Bali. Setiap peserta membawakan dua lagu sesuai ketentuan panitia hingga seluruh penampilan selesai. Adapun hasil lomba mesatwa, yaitu Juara I kelas VIII.5, Juara II kelas VIII.7, dan Juara III kelas VIII.3. Sementara lomba menyanyi lagu pop Bali dimenangkan oleh kelas VIII.10 sebagai Juara I, kelas VIII.6 sebagai Juara II, dan kelas VIII.5 sebagai Juara III.

Kegiatan berlanjut pada hari kedua  Kamis, 26 Februari 2026 berlangsung dengan suasana yang sangat meriah. Sejak pagi hari, peserta lomba dan suporter telah memenuhi lingkungan sekolah. Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama di lapangan upacara sebelum peserta diarahkan menuju ruang pertemuan. Perlombaan dimulai dengan Wimbakara Mapidarta yang dipandu oleh Ibu Ni Wayan Sariani, S.Pd., M.Hum., yang terlebih dahulu menjelaskan unsur-unsur penilaian kepada peserta. Para siswa kemudian tampil secara bergiliran membawakan pidarta menggunakan bahasa Bali. Dalam sesi wawancara saat jeda istirahat, salah satu peserta, Maria Dominique Clara Daur dari kelas VII.1, mengungkapkan bahwa lomba tersebut merupakan pengalaman pertamanya sehingga ia sempat merasa kurang percaya diri. Namun, ia mengaku mendapatkan pelajaran berharga untuk lebih berani tampil di depan umum. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Wimbakara Bebanyolan yang menghadirkan suasana santai dan penuh tawa. Kreativitas peserta berhasil menghibur penonton sekaligus mendapat apresiasi dari dewan juri. Salah satu peserta, Ni Kadek Adnyani Suari dari kelas VII.1, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru sekaligus kesempatan mengekspresikan kreativitas melalui budaya Bali. Juri lomba, Bapak Dewa Gede Sila Dedy Iswara, S.Pd., juga mengapresiasi antusiasme peserta yang dinilai tampil dengan persiapan matang. Hasil lomba Wimbakara Mapidarta menetapkan kelas VII.2 sebagai Juara I, kelas VII.7 sebagai Juara II, dan kelas VII.6 sebagai Juara III. Sementara pada lomba Wimbakara Bebanyolan, Juara I diraih kelas VII.10, Juara II kelas VII.6, dan Juara III kelas VII.3. Kegiatan hari kedua ditutup dengan suasana kebersamaan melalui sesi foto bersama sebelum siswa kembali ke kelas masing-masing.

Rangkaian Bulan Bahasa Bali mencapai puncaknya pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama di kelas masing-masing. Peserta lomba Wimbakara Nyurat Lontar kemudian melakukan registrasi serta menerima nomor undian sebelum perlombaan dimulai. Dewan juri memberikan pengarahan mengenai tata tertib lomba sebelum peserta memulai kegiatan menulis lontar selama kurang lebih satu jam dengan suasana tertib dan penuh konsentrasi. Salah satu peserta Wimbakara Nyurat Lontar, Ni Putu Nia Agustin dari kelas IX.1, mengungkapkan perasaannya saat mengikuti lomba. “Saya merasa deg-degan karena waktu persiapan lomba cukup mepet, namun saya sangat bahagia karena bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun ini,” ujarnya. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video kreatif karya setiap kelas. Juri lomba Video Kreatif, I Putu Sukma Adipura, S.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap kreativitas para peserta. “Video kreativitas anak-anak sangat luar biasa dan di luar ekspektasi dewan juri. Video yang ditampilkan sudah sesuai dengan tema serta harapan, sehingga dapat disebarluaskan ke media sosial,” tuturnya Hasil lomba nyurat lontar kategori putra menetapkan kelas IX.4 sebagai Juara I, kelas IX.6 sebagai Juara II, dan kelas IX.9 sebagai Juara III. Pada kategori putri, Juara I diraih kelas IX.11, Juara II kelas IX.1, dan Juara III kelas IX.6. Sementara lomba video kreatif dimenangkan oleh kelas IX.8 sebagai Juara I, kelas IX.5 sebagai Juara II, dan kelas IX.4 sebagai Juara III. Memasuki penutupan acara, peserta menyaksikan penampilan bebanyolan oleh para juara, pertunjukan mesatua Bali, serta penampilan lagu pop Bali. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Luh Ayu Wiwiek Cahyani, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh siswa. Ketua Panitia, Ibu Ni Wayan Rismayanti, juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas serta semangat siswa untuk terus mengikuti berbagai perlombaan. Acara ditutup dengan penyerahan piala kepada para pemenang yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian Bulan Bahasa Bali tahun 2026. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap kecintaan siswa terhadap bahasa, aksara, dan budaya Bali semakin tumbuh dan terus dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari.