Website Resmi SMP Negeri 1 Kuta Selatan

Perayaan Hari Suci Saraswati Disertai Upacara Upanayana Kelas VII di SMP Negeri 1 Kuta Selatan

Tanggal : Oleh : Kategori: Berita
""

Kuta Selatan, Saniscara Umanis Wuku Watugunung, Sabtu 6 September 2025 – Suasana penuh khidmat menyelimuti SMP Negeri 1 Kuta Selatan pada Sabtu pagi. Seluruh warga sekolah yang beragama Hindu melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka perayaan Hari Suci Saraswati, hari turunnya ilmu pengetahuan suci. Peringatan ini menjadi momentum seluruh siswa, guru, dan staf untuk memanjatkan doa serta bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Karena keterbatasan tempat mengingat di sekolah masih proses pembangunan gedung baru untuk itu, persembahyangan dipusatkan di tiga lokasi. Siswa kelas VII mengikuti upacara di aula, sementara kelas VIII dan IX di lapangan upacara. Sejak pukul 06.30 WITA, siswa bersama guru hadir mengenakan busana adat persembahyangan, membawa sarana upakara seperti pejati, canang sari, gebogan, dan banten Saraswati yang telah  dipersiapkan sebelumnya secara gotong royong melalui kegiatan Kokurikuler. Upacara persembahyangan dipimpin oleh Jro Pinandita, dengan doa-doa memohon tuntunan, kecerdasan, dan kejernihan pikiran agar ilmu yang dipelajari bermanfaat bagi kehidupan.

Rangkaian acara diawali dengan kidung Dewa Yadnya yang dilantunkan oleh siswa-siswi dari Ekstrakurikuler Kidung, diiringi oleh Sekaa Penabuh  Sakuseta, tabuh gamelan yang menambah suasana teduh dan sakral. Pementasan tari rejang dewa dan rejang renteng turut memperindah jalannya persembahyangan. Selanjutnya, dilaksanakan Upacara Upanayana (Mejaya-jaya) khusus bagi siswa kelas VII dan Komite terpilih masa bakti 2025-2028, sebagai prosesi penyucian diri sekaligus penanda bahwa murid kelas VII resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Kuta Selatan. Simbol penerimaan ditandai dengan pemasangan kalpika dan karawista.

Pada pukul 09.05 WITA, sembahyang bersama dimulai dengan penuh khidmat. Usai persembahyangan, para guru membagikan tirta kepada seluruh siswa sebagai simbol penyucian diri dan pemberkatan ilmu pengetahuan.

Salah satu siswa, Dewaka Wahyu (kelas IX.1), menyampaikan kesan mendalamnya:
"Sebagai pelajar, Hari Saraswati adalah wujud pemujaan kepada Dewi Saraswati, Dewi ilmu pengetahuan. Kami bersyukur atas tuntunan beliau yang memberi wawasan dan semangat belajar. Semoga dengan memuja beliau, astungkara, pengetahuan kami semakin luas dan bermanfaat."

Tepat pukul 10.00 WITA, seluruh rangkaian acara berakhir. Para siswa pulang dengan sukacita, membawa pesan penting Hari Saraswati: agar ilmu yang diperoleh senantiasa digunakan dengan bijak demi kebaikan diri, sekolah, dan masyarakat. humas_jurnalis_sakuseta