Website Resmi SMP Negeri 1 Kuta Selatan

Menyambut Tahun Ajaran Baru SMP Negeri 1 Kuta Selatan Menggelar Workshop dan Review Kurikulum

Tanggal : Oleh : Kategori: Berita
""

Kuta Selatan, 23 Juni 2025 ~ SMP Negeri 1 Kuta Selatan menggelar kegiatan Workshop dan Review Kurikulum Tahun Pelajaran 2025/2026 yang mengusung tema “Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Kolaborasi dan Refleksi Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dimulai dari 23-26 Juni 2025. Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh pengawas komprehensif SMP Negeri 1 Kuta Selatan, Bapak I Wayan Sata, S.Pd., M.Pd.H. yang ditandai dengan pemukulan gong. Kepala sekolah, perwakilan orang tua/wali murid yang dalam hal ini diwakilkan oleh Ketua Komite, seluruh guru dan pegawai, serta perwakilan murid SMP Negeri 1 Kuta Selatan terlibat langsung dalam kegiatan ini. Harapan diadakannya acara ini untuk memastikan bahwa kurikulum yang ada tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan peserta didik serta masyarakat. Diharapkan pula dengan diadakan kegiatan ini, dapat meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan kurikulum sehingga pembelajaran lebih bermakna dan efektif serta penerapannya kepada murid semakin maksimal. Dengan demikian, mutu sekolah semakin baik dan sesuai harapan.

Suasana khidmat dan hening menyelimuti kegiatan pembukaan Workshop dan Review Kurikulum SMP Negeri 1 Kuta Selatan yang diawali dengan tari pembukaan (pendet), menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, dan sambutan-sambutan (Ketua Panitia, Kepala Sekolah, dan Pengawas Komprehensif). Pada sesi satu hari pertama diisi oleh narasumber dari Dinas Kependidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung, Bapak I Wayan Sata, S.Pd., M.Pd.H. yang membawakan materi bertajuk “Peran Supervisi Akademik dalam Mendorong Refleksi dan Implementasi Pembelajaran Mendalam”. Sesi kedua diisi oleh narasumber dari internal sekolah, yaitu Waka Kurikulum, Bapak Edi Makmur, S.Pd. yang membawakan materi bertajuk “Penguatan Peran Waka Kurikulum dalam Perencanaan & Monitoring Implementasi Pembelajaran Mendalam”. Kegiatan dilanjutkan dengan review kurikulum oleh Bapak Pengawas Komprehensif dan diakhiri dengan kegiatan refleksi atau evaluasi serta penyerahan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari kepala sekolah kepada narasumber. Acara pada hari pertama berjalan dengan lancar dan kondusif.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua yang pada kesempatan kali ini mengundang narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Bali, yakni  Fattma Hi Jrie Ismailia, S.Pd. dengan mebawakan materi bertajuk “Mewujudkan Pembelajaran Mendalam melalui Transformasi Pembelajaran Digital Berbasis Coding dan AI”. Pada kesempatan ini MGMP masing-masing mata pelajaran diminta untuk membuat modul ajar menggunakan prinsip pembelajaran (Berkesan, Bermakna, Mengembirakan), dan pengalaman belajar (Memahami, Mengaplikasikan, Merefleksikan) serta memasukkan delapan dimensi (Keimanan dana Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Kewargaan, Kreativitas, Penalaran Kritis, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi, Kesehatan). Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan materi dari internal sekolah, yaitu oleh Ibu Dr. Ni Wayan Sariani, S.Pd., M.Hum. yang membawakan materi bertajuk “Berbagi Praktik Baik: Menyusun Pembelajaran Bermakna yang Mendorong Pemikiran Mendalam Siswa”. Pada kegiatan ini guru diminta untuk menyusun cerita praktik yang terstuktur dan mudah dipahami dengan menggunakan metode STAR (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi). Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari kepala sekolah kepada narasumber dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Hari ketiga adalah hari terakhir kegiatan workshop dan review kurikulum kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan pengarahan oleh waka kurikulum. Peserta workshop diminta  berkumpul sesuai dengan MGMP masing-masing dan berdiskusi serta berkolaborasi dalam pengembangan perangkat pembelajaran mendalam dan praktik penyusunan perangkat pembelajaran mendalam. Setelah itu, masing-masing MGMP diminta untuk mengumpulkan modul ajar yang telah dibuat (per tingkat) sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada tahun pelajaran 2025/2026. Seluruh rangkaian kegiatan ini berlangsung dengan lancar, tujuan kedepannya agar pemahaman guru lebih mendalam dan kolaborasi menjadi wadah bagi guru untuk saling berbagi pengalaman dan belajar satu sama lain dalam menerapkan Kurikulum. Jurnalis Sakuseta